SIMALUNGUN | http://Jenews.id .-Polsek Dolok Pardamean Polres Simalungun bergerak cepat melakukan pencarian dan evakuasi seorang wisatawan yang tenggelam di Pantai Poro-Poro, Danau Toba, Salbe, Nagori Togu Domu Nauli, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Minggu (1/11/2026) sejak pukul 13.30 WIB.
Korban berinisial MN (66), pensiunan karyawan swasta asal Kecamatan Tapian Dolok. Ia datang bersama rombongan jemaat HKBP Purba Sari, Pematangsiantar, sekitar 40 orang, menggunakan empat angkot dan satu mobil pribadi untuk berwisata ke Pantai Salbe.
Berdasarkan keterangan saksi, rombongan menggelar kebaktian, lalu menaiki kapal kayu menuju Goa Babaliang. Dalam perjalanan pulang, sekitar 15 meter dari garis Pantai Poro-Poro, korban melompat dari kapal ke danau. Istrinya sempat melarang karena faktor usia, namun korban tetap melompat.
Melihat korban kewalahan berenang, dua saksi, RS dan CT, mendatanginya dengan banana boat dan melemparkan tali. Korban justru tenggelam, dan upaya penyelaman terhenti karena air gelap.
Menerima informasi tersebut, Kapolsek Dolok Pardamean AKP Restuadi, S.H. langsung memimpin personel turun ke lokasi bersama anggota Koramil 15/SPA dan perangkat Nagori Togu Domu Nauli.
“Begitu laporan kami terima, personel langsung bergerak. Keselamatan dan kepastian bagi keluarga korban menjadi prioritas kami,” ujar AKP Restuadi.
Pengelola Pantai Poro-Poro mendatangkan dua penyelam dari Samosir. Dengan kamera bawah air, posisi korban terdeteksi di kedalaman sekitar 20 meter. Evakuasi belum bisa dilakukan karena penyelam tidak memiliki peralatan memadai.
Tidak berhenti di situ, AKP Restuadi berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Simalungun untuk mendatangkan Basarnas Danau Toba dari Ajibata.
“Kami tidak ingin berspekulasi. Karena kedalaman dan keterbatasan alat, kami minta bantuan tim yang memiliki kompetensi dan peralatan lengkap,” ungkapnya.
Sekitar pukul 16.30 WIB, enam personel Tim Basarnas Danau Toba di bawah pimpinan Koordinator SAR Danau Toba, Erikson Gultom, tiba di lokasi. Pukul 17.35 WIB, korban ditemukan dan diangkat dari dasar danau.
Jenazah diserahkan kepada keluarga dan dibawa dengan ambulans ke Puskesmas Dolok Pardamean untuk visum luar. Keluarga menandatangani surat pernyataan tidak dilakukan autopsi. Sekitar pukul 19.00 WIB, jenazah diberangkatkan ke rumah duka di Pematangsiantar.
Atas kejadian ini, Kapolsek mengimbau wisatawan agar mengutamakan keselamatan.
“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran. Jangan melompat atau berenang di perairan dalam tanpa pelampung dan pengawasan, apalagi bagi lansia. Danau Toba sangat dalam, arusnya sulit diprediksi, dan kondisi cepat gelap di bawah permukaan,” ujar AKP Restuadi.(Rel)













