BATU BARA |Jenews.id – Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., mendorong generasi muda untuk memanfaatkan potensi daerah sebagai peluang usaha guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Ia menekankan pentingnya kreativitas, inovasi, dan keberanian dalam menciptakan usaha yang berdaya saing serta berkelanjutan.
Pesan tersebut disampaikan Baharuddin saat menghadiri Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (BPD HIPKA) Kabupaten Batu Bara masa bakti 2026–2031 di Aula Rumah Dinas Bupati Batu Bara, Kecamatan Sei Suka, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Bisnis Berkelanjutan Mengakselerasi Potensi Lokal Batu Bara di Era Ekonomi Digitalisasi dan Green Economy” ini menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mengembangkan potensi lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Baharuddin menegaskan bahwa generasi muda, khususnya para pengusaha yang tergabung dalam HIPKA, harus mampu membaca peluang dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki Kabupaten Batu Bara.
Menurutnya, potensi daerah perlu dikembangkan melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, dan pengelolaan usaha yang tepat agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Salah satu program strategis yang dipaparkan Bupati adalah penanaman 16.000 pohon aren yang direncanakan tersebar di 151 desa dan kelurahan di Kabupaten Batu Bara.
Program tersebut diharapkan dapat membuka sumber pendapatan baru bagi masyarakat. Melalui pengolahan yang tepat, tanaman aren berpotensi menghasilkan berbagai produk bernilai ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha baru.
Selain sektor perkebunan, Baharuddin juga menyoroti keberadaan tiga pelabuhan internasional di Kabupaten Batu Bara yang dinilai memiliki potensi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan perdagangan.
Didukung komoditas pertanian seperti kelapa dan pisang, Kabupaten Batu Bara memiliki peluang untuk mengembangkan produk unggulan daerah agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.
Karena itu, ia berharap para pengusaha HIPKA dapat mengambil peran aktif dalam mengembangkan potensi tersebut melalui inovasi, pemanfaatan teknologi digital, serta penerapan prinsip ekonomi berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas BPW HIPKA Sumatera Utara yang juga anggota Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, menegaskan bahwa HIPKA harus mampu membaca dan memanfaatkan berbagai peluang bisnis yang tersedia.
Menurutnya, pengembangan ekonomi tidak selalu harus dimulai dari usaha berskala besar. Usaha kecil yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat juga memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian daerah.
Salah satu peluang yang disorot adalah pengembangan usaha peternakan ayam petelur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain berpotensi memberikan keuntungan ekonomi, usaha tersebut juga dapat mendukung pemenuhan kebutuhan telur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sugiat menekankan pentingnya kepekaan para pengusaha dalam memahami kebutuhan pasar dan mengembangkan usaha sesuai dengan potensi daerah.
Dengan langkah tersebut, HIPKA diharapkan mampu menjadi wadah yang mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru, memperluas kesempatan berusaha, serta memperkuat perekonomian masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP.; Wakil Ketua Dewan Pengawas HIPKA Sumut M. Fadly Abdina; Ketua BPW HIPKA Sumut Anggi Rhaditya Lubis; Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Tanjung Bahtiar Rifa’i; Pimpinan Bank Sumut Lima Puluh Arif Budiman; serta Ketua DPD HIPKA Batu Bara Sulistio, M.Pd.
Hadir pula Anggota DPRD Sumatera Utara Dr. Drs. H. Aripay Tambunan, M.M.; Kapolres Batu Bara yang diwakili Kabag Ops Kompol Zulham, S.H., M.H.; pimpinan BUMD; Ketua HIPMI; Ketua DPC GEKRAFS; serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
Melalui forum bisnis dan pelantikan pengurus BPD HIPKA Kabupaten Batu Bara masa bakti 2026–2031 ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal, memperluas peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batu Bara yang inklusif dan berkelanjutan.(Ros)













