No Result
View All Result
GUNUNGSITOLI l Jenews.id – Sekelompok orang yang mengaku petugas Keamanan Lingkungan (Kamling) diperbatasan Dusun ll dan lll Desa Sifalaete Tabaloho, Kecamatan Gunungsitoli, kembali membuat onar.
Untuk kali ini, bukan pengguna jalan yang menjadi sasarannya tetapi usaha hiburan Karaoke Television (KTV) yang berada tidak jauh dari Pos Kamling tempat mereka berkumpul.
Dalam kondisi di bawah pengaruh minuman beralkohol, sekelompok orang yang mengaku petugas kamling Desa Sifalaete Tabaloho tiba-tiba mendatagi Next KTV milik David Candra Harefa.
Di sana, mereka yang juga sebelumnya disebut-sebut meresahkan pengguna jalan berteriak memaksa masuk ke dalam bangunan gedung. Bahkan, satu diantaranya terlihat menanyakan izin usaha seolah petugas Satpol-PP.
Dikonfirmasi wartawan, pemilik usaha David Chandra Harefa menerangkan bahwa kedatangan sekelompok orang yang mengaku petugas Kamling Desa Sifalaete Tabaloho itu mengganggu pihaknya.
“Ketika mereka datang, kami sudah tutup. Sambil berteriak mereka menanyakan izin usaha dan jam operasional KTV. Saya keberatan, saya berharap Kepolisian dan pemerintah daerah bertindak tegas”, kata David.
Sebelumnya, tindakan sekelompok orang yang mengaku petugas Kamling diperbatasan Dusun ll dan lll Desa Sifalaete Tabaloho itu juga disebut sangat meresahkan pengguna jalan terlebih pada malam hari.
Bagaimana tidak, tindakan penghadangan yang mereka lakukan menimbulkan rasa ketakutan sendiri terhadap pengguna jalan. Ironisnya, satu dari tindakan penghadangan kini berproses hukum di Polres Nias karena diduga diwarnai tindakan cabul.
Meski Kepala Desa Sifalaete Tabaloho, Seniman Harefa, mengatakan bahwa pemerintahan desa tidak mengakui keberadaan petugas Kamling tersebut namun hingga saat ini belum ada tindakan tegas dari pihak terkait. (Ris)
No Result
View All Result