Pematangsiantar | Jenews.id
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan SE MM membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-55 Tingkat Kecamatan Siantar Utara.
Pembukaan MTQN yang berlangsung di Kantor Camat Siantar Utara, Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Sukadame, pada Senin (13/04/2026) itu ditandai dengan pemukulan beduk. Pemukulan beduk dilakukan oleh Wesly Silalahi yang diwakili Zainal Siahaan, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Pematangsiantar Hamzah Fanshuri Damanik SSTP MSi, Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus SSTP MSi, Ketua TP PKK Kecamatan Siantar Utara Ny. Caroline Marlon Sitorus, serta tamu undangan.
Sebelumnya, dibacakan Surat Keputusan (SK) tentang Dewan Hakim MTQN oleh Sekretaris Camat Siantar Utara Rahim Doli Sakti Siregar SSTP, dan pelantikan Dewan Hakim dilakukan oleh Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus.
Wali Kota Wesly yang diwakili Zainal menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQN merupakan wujud keinginan kuat untuk membumikan Al-Qur’an serta menegakkan syiar Islam guna memperkokoh nilai-nilai agama dalam sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“MTQ juga merupakan salah satu wadah untuk mendalami arti, makna, dan keindahan Al-Qur’an. Oleh karena itu, marilah kita jadikan MTQ ini sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita, serta untuk merekatkan tali silaturahmi antarumat beragama,” katanya.
Dilanjutkannya, derasnya arus perubahan sosial dan budaya dewasa ini menuntut kita untuk membentengi generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal yang tidak sesuai dengan tantangan budaya bangsa. Untuk itu, kegiatan MTQ diharapkan menjadi salah satu langkah penguatan dan pendalaman nilai-nilai agama, khususnya bagi generasi muda dan masyarakat, serta dapat memberikan motivasi dalam memahami kandungan dan makna Al-Qur’an yang nantinya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya sampaikan terima kasih dan selamat melaksanakan kegiatan MTQN. Untuk para peserta qari dan qariah, saya ucapkan selamat mengikuti, dan kepada panitia Kecamatan Siantar Utara semoga tetap semangat dalam membimbing para peserta,” katanya.
Perwakilan tokoh agama Islam, Katolik, Buddha, dan Kristen menyampaikan bahwa MTQN lebih dari sekadar perlombaan.
“Harapan kami yang mewakili unsur tokoh agama masing-masing, kecintaan umat, khususnya generasi muda kepada Al-Qur’an semakin bertumbuh. Semoga lahir generasi-generasi yang unggul. Melalui pelaksanaan MTQN ke-55 Tingkat Kecamatan Siantar Utara ini, semakin bertumbuh bibit-bibit unggul, khususnya para generasi muda yang semakin mencintai Al-Qur’an, kitab suci, sekaligus menjadi orang-orang yang berkontribusi untuk membantu bangsa dan negara,” sebutnya.
Ketua LPTQ Kota Pematangsiantar Hamzah Fanshuri Damanik mengungkapkan bahwa MTQN bukan sekadar kompetisi, melainkan juga sebagai cara penyaluran untuk menanamkan generasi yang Qur’ani.
“Untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman terhadap nilai-nilai kandungan Al-Qur’an. Kepada Dewan Hakim yang telah dilantik, sekiranya dapat melaksanakan tugas dengan baik, karena ini bagian dari tugas kita dalam membumikan Al-Qur’an di kota tercinta ini. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu,” tukasnya.
Sebelumnya, Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus menyampaikan bahwa kehadiran tokoh lintas agama di acara tersebut karena cerita perbedaan agama dan suku sudah selesai di Kota Pematangsiantar.
“Kita sudah selesai membahas perbedaan. Kita sepakat bahwa perbedaan telah selesai di Kota Pematangsiantar yang toleran ini. Maka dari itu, saya berharap MTQN ini menjadi momen pemersatu di Kota Pematangsiantar,” katanya.
Marlon mengatakan, tahun lalu Kota Pematangsiantar meraih peringkat 5 Kota Toleran di Indonesia.
“Kita usahakan ke depan menjadi nomor satu. Kalau pada pelaksanaan MTQN Tingkat Kota Pematangsiantar nanti, kami akan menampilkan perbedaan agama, suku, dan adat, karena itulah persatuan untuk mensukseskan MTQN Kota Pematangsiantar,” tuturnya.
Tampak hadir Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Pematangsiantar yang diwakili Amrial Saragih, Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Pematangsiantar Hj. Ernayati Saragih, serta para lurah se-Kecamatan Siantar Utara.
Sebelum acara pembukaan MTQN yang diikuti 233 peserta, Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus dan jajaran lurah melepas pawai dari Jalan Patuan Anggi depan kantor camat. Lalu, peserta pawai menuju Jalan Ade Irma, Jalan Nagur, dan kembali ke Kantor Camat. (rls/ong)













