• Latest
  • Trending
Kotoran Sapi Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Manfaatnya Berganda

Kotoran Sapi Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Manfaatnya Berganda

2 tahun ago
Wali Kota Wesly dan Forkopimda Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di DPRD

Wali Kota Wesly dan Forkopimda Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di DPRD

1 hari ago
Praktik Perjudian di Silau Kahean Disebut Terus Berlangsung, Warga: Percuma Lapor Polisi

Praktik Perjudian di Silau Kahean Disebut Terus Berlangsung, Warga: Percuma Lapor Polisi

2 hari ago
Wali Kota Wesly Ajak KNPI Terus Berkolaborasi dengan Pemko Pematangsiantar

Wali Kota Wesly Ajak KNPI Terus Berkolaborasi dengan Pemko Pematangsiantar

2 hari ago
INALUM Sambut HUT RI ke-81 dengan Aksi Donor Darah, Himpun 626 Kantong Darah

INALUM Sambut HUT RI ke-81 dengan Aksi Donor Darah, Himpun 626 Kantong Darah

3 hari ago
Ketua IWO Batu Bara: Jangan Intimidasi dan Lecehkan Wartawan, SPPG Harus Siap Diawasi

Ketua IWO Batu Bara: Jangan Intimidasi dan Lecehkan Wartawan, SPPG Harus Siap Diawasi

3 hari ago
Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Baharuddin Bertemu Dokter RSUD H. OK Arya Zulkarnain

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Baharuddin Bertemu Dokter RSUD H. OK Arya Zulkarnain

3 hari ago
Kanit Reskrim Polsek Talawi Imbau Warga dan Generasi Muda Jauhi Narkoba dan Kriminalitas

Kanit Reskrim Polsek Talawi Imbau Warga dan Generasi Muda Jauhi Narkoba dan Kriminalitas

3 hari ago
Anak di Bawah Umur Disebut Berada di Lokasi Judi, P2H Desak Polda Sumut Usut Dugaan Judi dan Narkoba di Sergai

Anak di Bawah Umur Disebut Berada di Lokasi Judi, P2H Desak Polda Sumut Usut Dugaan Judi dan Narkoba di Sergai

4 hari ago
HIPMASU Desak Polda Sumut Tindak Tegas Dugaan Perjudian dan Peredaran Narkoba di Dairi

HIPMASU Desak Polda Sumut Tindak Tegas Dugaan Perjudian dan Peredaran Narkoba di Dairi

4 hari ago
Ketua TP PKK Ny Liswati Hadiri dan Tinjau Gebyar IVA Test Kota Pematangsiantar

Ketua TP PKK Ny Liswati Hadiri dan Tinjau Gebyar IVA Test Kota Pematangsiantar

4 hari ago
Ketua PWI Batu Bara Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan Jenews.id di SPPG Desa Pahang

Ketua PWI Batu Bara Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan Jenews.id di SPPG Desa Pahang

4 hari ago
Divonis 1,5 Tahun, Balqis Alya Penabrak Maut, Belum Masuk Bui, Malah Tak Tercatat di Lapas

Divonis 1,5 Tahun, Balqis Alya Penabrak Maut, Belum Masuk Bui, Malah Tak Tercatat di Lapas

4 hari ago
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
Minggu, Agustus 16, 2026
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
JeNews
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
JeNews
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Kotoran Sapi Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Manfaatnya Berganda

November 8, 2024
in Berita
Kotoran Sapi Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Manfaatnya Berganda

LANGKAT | Jenews.id  – Penerapan ekonomi hijau memang sudah seharusnya menjadi wujud transformasi negara untuk maju menggunakan sumber daya alam sebagai peran utamanya.

Ekonomi hijau merupakan sistem yang rendah karbon, efisien dalam penggunaan sumber daya, dan inklusif secara sosial. Salah satunya seperti yang diterapkan Desa Kebun Kelapa, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, dengan memanfaatkan kotoran sapi menjadi biogas dan pupuk organik.
Pemanfaatan ini dilakukan dengan membuat sebuah demplot yang diberi nama Agro Lestari sebagai media eksperimen dan pembelajaran.
Ketua Kelompok Agro Lestari, Syahrudin menjelaskan bahwa pembentukan tim ini dimulai sejak 2022 didampingi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Yayasan Bitra Indonesia.

“Sudah ada sekitar 7 kali, kami coba dengan menanam jagung, terong, cabai dan lainnya. Selama sekitar 3 tahun ini kami telah menjalani sekolah lapang iklim bersama Bitra Indonesia di persawahan, pembuatan kompos yang telah dilakukan sebanyak 4 kali, pembuatan demplot serta pembangunan biogas,” jelasnya di kawasan Demplot, Kebun Kelapa, Langkat, Rabu (23/10).

Direktur Yayasan Bitra Indonesia, Yusdiana menjelaskan bahwa selama 40 tahun berdiri isu organik menjadi salah satu program yang digaungkan.
“Dalam pembinaan kelompok ini sudah banyak yang dilakukan mulai dari pelatihan, pembentukan demplot sayur organik dan di level pemerintah desa kami juga mendorong lahirkan peraturan desa (Perdes) tentang pertanian ramah lingkungan dan saat ini sudah diimplementasikan, termasuk pengembangan biogas,” jelasnya.

>> Pembuatan Biogas dan Pemanfaatannya

Terkait biogas, ketua kelompok tersebut, menjelaskan bahwa dirinya juga telah menerapkannya selama 2 tahun di rumah sebagai alternatif yang ramah lingkungan dan mengurangi pemakaian liquified petroleum gas (LPG).

“Pemanfaatan biogas ini cukup terasa dalam mengurangi biaya rumah tangga, jadi sekarang masak sudah menggunakan alternatif ini, namun memang ada beberapa kekurangannya seperti ketahanannya dan juga tingkat panasnya,” ungkapnya menjelaskan.
Dalam pembuatannya, Syahrudin mengatakan untuk ukuran 1 meter x 1 meter dibutuhkan waktu kurang lebih satu bulan untuk menghasilkan gas.
“Untuk prosesnya terdapat dua bak untuk pemasukan dan pembuangan, sementara untuk ukuran biogasnya lebar 1 meter, tinggi 1 meter dan tinggi payung sekitar 90 centimeter. Dibuat bentuk payung ini agar tersebut dapat maksimal terkumpul,” jelasnya sembari menunjukan bak untuk memasukan kotoran sapi.
Lanjut Syahrudin, terdapat lubang di dalam instalasi biogas tersebut sehingga menghasilkan limbah di dalam bak pembuangan. Limbah kotoran sapi ini bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

“Jika gasnya sudah banyak bisa kita lihat di bak pembuangannya apakah naik, jika naik maka sudah siap untuk digunakan, untuk alirannya menggunakan pipa biasa. Sementara untuk limbahnya dapat digunakan untuk pupuk organik ke sayuran dan airnya bisa ke padi,” katanya memperlihatkan saluran pipa yang menjadi penghubung gas.

“Sedangkan untuk saluran ke kompornya harus diubah ke ukuran yang lebih besar sehingga sesuai, kurang lebih prosesnya seperti penerapan gas bumi yang dilakukan Perusahaan Gas Negara (PGN),” sambungnya menguraikan.

>> Dampak Pupuk Organik

Dalam proses penamam organik, Syahrudin mengakui banyak dampak positif yang dirasakan, antara lain minimnya pembiayaan untuk pembelian pupuk kimia dan pestisida. Selain itu, tanaman juga jauh lebih sehat dan panen yang berkepanjangan.

“Alasan saya beralih ke pupuk organik karena memikirkan masa depan anak dan cucu. Pada awal-awal bertani, satu hektare membutuhkan 1 kilogram pupuk di tahun pertama, tapi di tahun kedua dan seterusnya bertambah,” ungkapnya.

“Sedangkan jika kita menggunakan pupuk organik saat ini 1 ton maka di tahun berikutnya bisa 900 kilogram dan menurun setiap tahun. Kadar tanahnya juga semakin bagus walaupun membutuhkan waktu sekitar 2 sampai 3 tahun,” lanjut Syahrudin yang sudah bertani selama 10 tahun.

Di samping proses ini, Syahrudin juga mengungkapkan bahwa masih banyak tantangan serta minimnya edukasi masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya alam tersebut. Dirinya juga sempat diejek karena melakukan sistem bertani yang berbeda dengan lainnya.

“Awal-awal banyak orang yang menertawakan karena saya menggunakan sistem organik ini untuk padi dan lainnya termasuk biogas, tapi setelah melihat hasilnya mereka penasaran dan sadar walaupun masih banyak yang belum menerapkan karena pemikiran dan ribetnya pengelolaan,” ucapnya. (mtr)

Previous Post

Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh Anda, Jika Rajin Komsumsi Ikan

Next Post

Kabupaten Batubara dapat Bantuan Lampu Penerangan Jalan

Next Post
Kabupaten Batubara dapat Bantuan Lampu Penerangan Jalan

Kabupaten Batubara dapat Bantuan Lampu Penerangan Jalan

JeNews

© jenews.id|2024

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
  • Teknologi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software

© jenews.id|2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Artikel ini telah dilihat : 230 kali.