PEMATANGSIANTAR, Jenews.id
SEKOLAH TANPA JENDELA
Karya: Mika Lestari Nainggolan
Kita dibesarkan di ruang berpapan tulis,
diajar menghafal langit tanpa pernah menatapnya.
Dua belas tahun mengeja masa depan,
lalu dibayar dengan selembar kertas
yang tak pernah bertanya: siapa dirimu sebenarnya?
Guru menabur ilmu,
tapi sistem memanennya jadi angka.
Anak-anak tumbuh pintar menjawab,
namun lupa cara bertanya.
Kita hafal sejarah para pemberontak,
tapi diajar untuk patuh.
Kita hafal cita-cita bangsa,
tapi disuruh diam saat bangsa dikhianati.
Mana pendidikan yang katanya membebaskan?
Yang kutemukan hanya ruang kelas
yang mengajarkan tunduk lebih dulu
sebelum mengajarkan berpikir.
Sebab yang bertanya dibungkam,
dan yang berbeda disebut nakal—
padahal dari merekalah, sesungguhnya,
peradaban belajar berjalan.
Aku tak benci sekolah.
Aku hanya rindu sekolah
yang membuka jendela,
bukan menutup rasa ingin tahu
dengan seragam dan angka.
Karena ilmu sejati bukan yang membuatmu tunduk,
tapi yang membuatmu berani berdiri—
dan bertanya, dengan lantang:
untuk siapa sebenarnya pendidikan ini berjalan?.
Karya:Mika Lestari Nainggolan
Mahasiswi Politeknik Bisnis Indonesia
NIM : 25110170
Mata Kuliah : Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu : Jesika Melina Simamora, S.Pd., M.Si













