BATU BARA | Jenews.id – Proyek rehabilitasi berat dua ruang kelas serta pembangunan sarana parkir di SMAN 1 Tanjung Tiram menjadi sorotan. Pasalnya, pekerjaan yang tengah berlangsung tersebut diduga tidak dilengkapi papan informasi proyek sebagaimana lazimnya proyek yang menggunakan anggaran pemerintah.
Temuan tersebut diperoleh saat tim Jenews.id melakukan peninjauan ke lokasi sekolah yang berada di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, pada Rabu (24/06/2026).
Di lokasi terlihat dua ruang kelas sedang dibongkar hingga ke bagian lantai, kusen, dan atap. Sejumlah pekerja yang ditemui mengaku hanya bertugas melakukan pembongkaran dan tidak mengetahui secara rinci pihak pelaksana proyek.
“Kami hanya kerja membongkar ruangan ini. Direhab secara permanen mulai dari lantai, kusen sampai atap. Soal pemborongnya kami tidak tahu, kami orang Batang Kuis,” ujar salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya.
Selain rehabilitasi ruang kelas, tampak pula pekerjaan perbaikan area parkir kendaraan roda dua di lingkungan sekolah. Namun, pada lokasi pekerjaan tersebut juga tidak ditemukan papan informasi proyek yang memuat sumber anggaran, nilai kontrak, maupun nama perusahaan pelaksana.
Ketika ditanya mengenai pihak kontraktor atau perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut, seorang pekerja lainnya mengaku tidak mengetahui.
“Tidak tahu aku bang, soalnya kepala sekolah yang suruh,” katanya singkat.
Ketiadaan papan informasi proyek menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi pelaksanaan kegiatan tersebut, terutama terkait sumber pendanaan, nilai anggaran, serta pihak rekanan yang bertanggung jawab atas pekerjaan.
Untuk memperoleh konfirmasi, tim media berupaya menemui Kepala Sekolah Maulina. Namun yang bersangkutan tidak berada di tempat. Sejumlah staf tata usaha juga tidak terlihat berada di kantor saat kunjungan dilakukan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan sarana parkir tersebut. Tim Jenews.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah maupun instansi terkait guna memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai proyek tersebut.(Ros)













