• Latest
  • Trending
Waspada! Angka Kematian Akibat Diabetes Lebih Tinggi Daripada Covid-19

Waspada! Angka Kematian Akibat Diabetes Lebih Tinggi Daripada Covid-19

1 tahun ago
Sambut Idul Fitri 1447 H, PTPN IV Regional II Kebun Bah Birong Ulu Perkuat Koordinasi Pengamanan dengan Stakeholder

Sambut Idul Fitri 1447 H, PTPN IV Regional II Kebun Bah Birong Ulu Perkuat Koordinasi Pengamanan dengan Stakeholder

12 jam ago
Operasi Dini Hari di Madina, Tim Gabungan TNI Polri Sita 6 Excavator di Lokasi Tambang Ilegal

Operasi Dini Hari di Madina, Tim Gabungan TNI Polri Sita 6 Excavator di Lokasi Tambang Ilegal

2 hari ago
Pererat Silaturahmi, Bupati Baharuddin Safari Ramadhan ke – 6 di Desa Sei Balai

Pererat Silaturahmi, Bupati Baharuddin Safari Ramadhan ke – 6 di Desa Sei Balai

3 hari ago
Bawa sabu 302 gram,pria asal Asahan di bekuk polres Batu Bara

Bawa sabu 302 gram,pria asal Asahan di bekuk polres Batu Bara

4 hari ago
Safari Ramadan V, Bupati Batu Bara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Safari Ramadan V, Bupati Batu Bara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

6 hari ago
Rayakan HUT ke 1, DPD Gerakan Rakyat Gunungsitoli Berburu Takjil

Rayakan HUT ke 1, DPD Gerakan Rakyat Gunungsitoli Berburu Takjil

7 hari ago
Gerak Cepat Respon Laporan 110, Polsek Siantar Utara Amankan Terduga Pencuri Meteran Air

Gerak Cepat Respon Laporan 110, Polsek Siantar Utara Amankan Terduga Pencuri Meteran Air

7 hari ago
PB. ALAMP AKSI Kembali Desak Kajatisu Terkait Dugaan Korupsi di PT. INALUM

PB. ALAMP AKSI Kembali Desak Kajatisu Terkait Dugaan Korupsi di PT. INALUM

1 minggu ago
Dikabarkan Isu Penggelapan Dana Sebesar 7 Miliar, Dirut PDAM Tirtalihou Simalungun. Dody : Siap Diperiksa Kejatisu Apabila Terbukti

Dikabarkan Isu Penggelapan Dana Sebesar 7 Miliar, Dirut PDAM Tirtalihou Simalungun. Dody : Siap Diperiksa Kejatisu Apabila Terbukti

2 minggu ago
Yayasan MAPEL Dukung Langkah Pemkab Batu Bara Kelola dan Tata TPA Sampah

Yayasan MAPEL Dukung Langkah Pemkab Batu Bara Kelola dan Tata TPA Sampah

2 minggu ago
Kejari Gunungsitoli Geledah Rumah Kadiskes Nias, Penyidik Sita Dokumen Penting! 

Kejari Gunungsitoli Geledah Rumah Kadiskes Nias, Penyidik Sita Dokumen Penting! 

2 minggu ago
Bupati Batu Bara Tinjau TPA Pasar 8 Indrapura, Siapkan Relokasi ke Sei Balai

Bupati Batu Bara Tinjau TPA Pasar 8 Indrapura, Siapkan Relokasi ke Sei Balai

2 minggu ago
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
Jumat, Maret 6, 2026
Jumat, Maret 6, 2026
  • Login
JeNews
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
JeNews
No Result
View All Result
Home LifeStyle Kesehatan

Waspada! Angka Kematian Akibat Diabetes Lebih Tinggi Daripada Covid-19

November 8, 2024
in Kesehatan
Waspada! Angka Kematian Akibat Diabetes Lebih Tinggi Daripada Covid-19
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

jenews.id

Pandemi Covid-19 membuat banyak orang menutup mata terhadap risiko penyakit lain yang juga memiliki tingkat bahaya yang sama atau bahkan lebih buruk.Diabetes salah satu penyakit yang tidak jarang diabaikan. Padahal, jika mengacu pada data, penyakit tersebut lebih berbahaya dibanding Covid-19.

Mengutip data, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Eka Hospital BSD, dr. Jimmy Tandradynata, Sp. PD menyebut, angka kematian akibat Covid-19 sejak pandemi dimulai pada akhir tahun lalu mencapai 1,6 juta jiwa.

“Angka ini sama dengan angka kematian akibat diabetes pada tahun 2016. Pada tahun 2019, angka kematian akibat diabetes dan komplikasinya itu adalah 4,2 juta jiwa,” ungkap dr. Jimmy dalam Bincang Sehat yang digelar oleh Kantor Berita Politik RMOL bertajuk “Diabetes & Covid-19” pada Jumat (18/12).

“Jadi 4,2 juta jiwa versus 1,6 juta jiwa di seluruh dunia. Jadi pertanyaannya, siapa yang lebih berbahaya? Diabetes pun tidak kalah berbahayanya dibanding Covid-19,” sambung dia.

Menurut dr. Jimmy, karena Covid-19 merupakan penyakit baru yang belum ditemukan obatnya, maka orang menjadi panik.

Tetapi sebaliknya, diabetes merupakan penyakit yang sudah ditemukan sejak ratusan tahun lalu. Obat dan cara pencegahannya pun sudah diketahui. Sayangnya, banyak orang yang tidak peduli.

Hal itu pun terbukti dengan angka. Ia menuturkan, 50 persen dari penderita diabetes di dunia tidak menyadari dirinya terkena penyakit tersebut.

Totalnya, pada 2019, terdapat 463 juta jiwa yang terkena diabetes di seluruh dunia. Sedangkan, sejak awal muncul, virus corona sudah menginfeksi 74 juta jiwa.

“Jadi orang tidak sadar diabetes ini bisa jadi sama atau bahkan lebih berbaaya dari Covid-19,” tekan dia.
Di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan banyak orang tinggal dan bekerja di rumah, risiko terkena diabetes pun, dikatakan dr. Jimmy menjadi lebih tinggi.

Diabetes salah satu penyakit yang tidak jarang diabaikan. Padahal, jika mengacu pada data, penyakit tersebut lebih berbahaya dibanding Covid-19.

Mengutip data, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Eka Hospital BSD, dr. Jimmy Tandradynata, Sp. PD menyebut, angka kematian akibat Covid-19 sejak pandemi dimulai pada akhir tahun lalu mencapai 1,6 juta jiwa.”Angka ini sama dengan angka kematian akibat diabetes pada tahun 2016. Pada tahun 2019, angka kematian akibat diabetes dan komplikasinya itu adalah 4,2 juta jiwa,” ungkap dr. Jimmy dalam Bincang Sehat yang digelar oleh Kantor Berita Politik RMOL bertajuk “Diabetes & Covid-19” pada Jumat (18/12).

“Jadi 4,2 juta jiwa versus 1,6 juta jiwa di seluruh dunia. Jadi pertanyaannya, siapa yang lebih berbahaya? Diabetes pun tidak kalah berbahayanya dibanding Covid-19,” sambung dia.Menurut dr. Jimmy, karena Covid-19 merupakan penyakit baru yang belum ditemukan obatnya, maka orang menjadi panik.

Tetapi sebaliknya, diabetes merupakan penyakit yang sudah ditemukan sejak ratusan tahun lalu. Obat dan cara pencegahannya pun sudah diketahui. Sayangnya, banyak orang yang tidak peduli.

Hal itu pun terbukti dengan angka. Ia menuturkan, 50 persen dari penderita diabetes di dunia tidak menyadari dirinya terkena penyakit tersebut.

Totalnya, pada 2019, terdapat 463 juta jiwa yang terkena diabetes di seluruh dunia. Sedangkan, sejak awal muncul, virus corona sudah menginfeksi 74 juta jiwa.”Jadi orang tidak sadar diabetes ini bisa jadi sama atau bahkan lebih berbaaya dari Covid-19,” tekan dia.Di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan banyak orang tinggal dan bekerja di rumah, risiko terkena diabetes pun, dikatakan dr. Jimmy menjadi lebih tinggi.

Kurangnya aktivitas fisik hingga mudah untuk memakan camilan manis membuat diabetes menjadi penyakit yang sangat mungkin diderita, bahkan oleh anak muda sekali pun. (ong/rls)

Previous Post

Arih Yaksana Bancin, SH: Apresiasi Keberanian Polri Berbenah dan Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Brigadir J

Next Post

Maling Sepeda Motor Kepergok Warga, Pelaku Dihajar Hingga Babak Belur

Next Post
Maling Sepeda Motor Kepergok Warga, Pelaku Dihajar Hingga Babak Belur

Maling Sepeda Motor Kepergok Warga, Pelaku Dihajar Hingga Babak Belur

JeNews

© jenews.id|2024

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
  • Teknologi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software

© jenews.id|2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Artikel ini telah dilihat : 705 kali.