• Latest
  • Trending
Waspada! Angka Kematian Akibat Diabetes Lebih Tinggi Daripada Covid-19

Waspada! Angka Kematian Akibat Diabetes Lebih Tinggi Daripada Covid-19

2 tahun ago
Aktifitas Pemotongan dan Kandang Bebek milik D Simbolon Resahkan Warga Asahan

Aktifitas Pemotongan dan Kandang Bebek milik D Simbolon Resahkan Warga Asahan

1 hari ago
PTPN IV Regional II Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Medan

PTPN IV Regional II Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Medan

3 hari ago
GEMPPAR ASAHAN Geruduk Kantor Bupati, Ini Alasannya

GEMPPAR ASAHAN Geruduk Kantor Bupati, Ini Alasannya

3 hari ago
Wali Kota Wesly dan Dandim 0207/Simalungun Tandatangani Nota Kesepakatan Kerja Sama Operasionalisasi Karya Bhakti TNI

Wali Kota Wesly dan Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Sosialisasi Operasi Patuh Toba 2026

4 hari ago
Wali Kota Wesly dan Dandim 0207/Simalungun Tandatangani Nota Kesepakatan Kerja Sama Operasionalisasi Karya Bhakti TNI

Wali Kota Wesly dan Dandim 0207/Simalungun Tandatangani Nota Kesepakatan Kerja Sama Operasionalisasi Karya Bhakti TNI

4 hari ago
Pemko Pematangsiantar melalui Forum TJSLP PT Bank Sumut Segera Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni

Pemko Pematangsiantar melalui Forum TJSLP PT Bank Sumut Segera Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni

4 hari ago
Wali Kota Wesly Silalahi Pembina Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Wali Kota Wesly Silalahi Pembina Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda

4 hari ago
Gedung Stadion Sangnawaluh Mangkrak, Pembangunan Lapangan Masuk RPJMD Kota Siantar

Gedung Stadion Sangnawaluh Mangkrak, Pembangunan Lapangan Masuk RPJMD Kota Siantar

6 hari ago
Hadiri Forum Bisnis dan Pelantikan HIPKA Batu Bara, Bupati Baharuddin Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Lokal

Hadiri Forum Bisnis dan Pelantikan HIPKA Batu Bara, Bupati Baharuddin Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Lokal

6 hari ago
Peduli Anak Yatim dan Pemuda Masjid, Wali Kota Wesly Terima BKPRMI Award

Peduli Anak Yatim dan Pemuda Masjid, Wali Kota Wesly Terima BKPRMI Award

1 minggu ago
Buka Festival Sepak Bola U-10, Bupati Batu Bara Tekankan Sportivitas dan Generasi Muda Bebas Narkoba

Buka Festival Sepak Bola U-10, Bupati Batu Bara Tekankan Sportivitas dan Generasi Muda Bebas Narkoba

1 minggu ago
Gempa Sumut Desak Kejari Tanjung Balai Segera Panggil dan Periksa Komisioner dan Kasudbag KPU Tanjung Balai

Gempa Sumut Desak Kejari Tanjung Balai Segera Panggil dan Periksa Komisioner dan Kasudbag KPU Tanjung Balai

1 minggu ago
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
Senin, November 2, 2026
Senin, November 2, 2026
  • Login
JeNews
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
JeNews
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home LifeStyle Kesehatan

Waspada! Angka Kematian Akibat Diabetes Lebih Tinggi Daripada Covid-19

November 8, 2024
in Kesehatan
Waspada! Angka Kematian Akibat Diabetes Lebih Tinggi Daripada Covid-19

jenews.id

Pandemi Covid-19 membuat banyak orang menutup mata terhadap risiko penyakit lain yang juga memiliki tingkat bahaya yang sama atau bahkan lebih buruk.Diabetes salah satu penyakit yang tidak jarang diabaikan. Padahal, jika mengacu pada data, penyakit tersebut lebih berbahaya dibanding Covid-19.

Mengutip data, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Eka Hospital BSD, dr. Jimmy Tandradynata, Sp. PD menyebut, angka kematian akibat Covid-19 sejak pandemi dimulai pada akhir tahun lalu mencapai 1,6 juta jiwa.

“Angka ini sama dengan angka kematian akibat diabetes pada tahun 2016. Pada tahun 2019, angka kematian akibat diabetes dan komplikasinya itu adalah 4,2 juta jiwa,” ungkap dr. Jimmy dalam Bincang Sehat yang digelar oleh Kantor Berita Politik RMOL bertajuk “Diabetes & Covid-19” pada Jumat (18/12).

“Jadi 4,2 juta jiwa versus 1,6 juta jiwa di seluruh dunia. Jadi pertanyaannya, siapa yang lebih berbahaya? Diabetes pun tidak kalah berbahayanya dibanding Covid-19,” sambung dia.

Menurut dr. Jimmy, karena Covid-19 merupakan penyakit baru yang belum ditemukan obatnya, maka orang menjadi panik.

Tetapi sebaliknya, diabetes merupakan penyakit yang sudah ditemukan sejak ratusan tahun lalu. Obat dan cara pencegahannya pun sudah diketahui. Sayangnya, banyak orang yang tidak peduli.

Hal itu pun terbukti dengan angka. Ia menuturkan, 50 persen dari penderita diabetes di dunia tidak menyadari dirinya terkena penyakit tersebut.

Totalnya, pada 2019, terdapat 463 juta jiwa yang terkena diabetes di seluruh dunia. Sedangkan, sejak awal muncul, virus corona sudah menginfeksi 74 juta jiwa.

“Jadi orang tidak sadar diabetes ini bisa jadi sama atau bahkan lebih berbaaya dari Covid-19,” tekan dia.
Di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan banyak orang tinggal dan bekerja di rumah, risiko terkena diabetes pun, dikatakan dr. Jimmy menjadi lebih tinggi.

Diabetes salah satu penyakit yang tidak jarang diabaikan. Padahal, jika mengacu pada data, penyakit tersebut lebih berbahaya dibanding Covid-19.

Mengutip data, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Eka Hospital BSD, dr. Jimmy Tandradynata, Sp. PD menyebut, angka kematian akibat Covid-19 sejak pandemi dimulai pada akhir tahun lalu mencapai 1,6 juta jiwa.”Angka ini sama dengan angka kematian akibat diabetes pada tahun 2016. Pada tahun 2019, angka kematian akibat diabetes dan komplikasinya itu adalah 4,2 juta jiwa,” ungkap dr. Jimmy dalam Bincang Sehat yang digelar oleh Kantor Berita Politik RMOL bertajuk “Diabetes & Covid-19” pada Jumat (18/12).

“Jadi 4,2 juta jiwa versus 1,6 juta jiwa di seluruh dunia. Jadi pertanyaannya, siapa yang lebih berbahaya? Diabetes pun tidak kalah berbahayanya dibanding Covid-19,” sambung dia.Menurut dr. Jimmy, karena Covid-19 merupakan penyakit baru yang belum ditemukan obatnya, maka orang menjadi panik.

Tetapi sebaliknya, diabetes merupakan penyakit yang sudah ditemukan sejak ratusan tahun lalu. Obat dan cara pencegahannya pun sudah diketahui. Sayangnya, banyak orang yang tidak peduli.

Hal itu pun terbukti dengan angka. Ia menuturkan, 50 persen dari penderita diabetes di dunia tidak menyadari dirinya terkena penyakit tersebut.

Totalnya, pada 2019, terdapat 463 juta jiwa yang terkena diabetes di seluruh dunia. Sedangkan, sejak awal muncul, virus corona sudah menginfeksi 74 juta jiwa.”Jadi orang tidak sadar diabetes ini bisa jadi sama atau bahkan lebih berbaaya dari Covid-19,” tekan dia.Di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan banyak orang tinggal dan bekerja di rumah, risiko terkena diabetes pun, dikatakan dr. Jimmy menjadi lebih tinggi.

Kurangnya aktivitas fisik hingga mudah untuk memakan camilan manis membuat diabetes menjadi penyakit yang sangat mungkin diderita, bahkan oleh anak muda sekali pun. (ong/rls)

Previous Post

Arih Yaksana Bancin, SH: Apresiasi Keberanian Polri Berbenah dan Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Brigadir J

Next Post

Maling Sepeda Motor Kepergok Warga, Pelaku Dihajar Hingga Babak Belur

Next Post
Maling Sepeda Motor Kepergok Warga, Pelaku Dihajar Hingga Babak Belur

Maling Sepeda Motor Kepergok Warga, Pelaku Dihajar Hingga Babak Belur

JeNews

© jenews.id|2024

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
  • Teknologi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software

© jenews.id|2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Artikel ini telah dilihat : 772 kali.