• Latest
  • Trending
Kebal Covid-19, Berapa Banyak Jumlah Antibodi Dibutuhkan?

Kebal Covid-19, Berapa Banyak Jumlah Antibodi Dibutuhkan?

2 tahun ago
Musabaqah Dai dan Daiyah I Kabupaten Batu Bara Resmi Dibuka, Siapkan Generasi Dakwah Menuju Batu Bara Bahagia

Musabaqah Dai dan Daiyah I Kabupaten Batu Bara Resmi Dibuka, Siapkan Generasi Dakwah Menuju Batu Bara Bahagia

1 jam ago
Sigap Tegas Lugas Kanit Reskrim Bersama Tim Opsnal Polsek  Medan Area, Amankan Pelaku Rampas Hp Lansia

Sigap Tegas Lugas Kanit Reskrim Bersama Tim Opsnal Polsek  Medan Area, Amankan Pelaku Rampas Hp Lansia

19 jam ago
Diduga Penggunaan Dana BOS Tak Transparan, Halaman SMA Swasta Muhammadiyah 17 Tanjung Tiram Belum Ditimbun

Diduga Penggunaan Dana BOS Tak Transparan, Halaman SMA Swasta Muhammadiyah 17 Tanjung Tiram Belum Ditimbun

2 hari ago
Bupati Baharuddin Pimpin Tepung Tawar Jemaah Haji, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Haji di Batu Bara

Bupati Baharuddin Pimpin Tepung Tawar Jemaah Haji, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Haji di Batu Bara

5 hari ago
HIPMASU Kepung Mapolda Sumut, Desak Bongkar Dugaan Sarang Judi dan Narkoba di Dairi

HIPMASU Kepung Mapolda Sumut, Desak Bongkar Dugaan Sarang Judi dan Narkoba di Dairi

5 hari ago
FPPI Sumut Akan Gelar Aksi di Polda Sumut, Soroti Dugaan Maraknya Perjudian di Samosir

FPPI Sumut Akan Gelar Aksi di Polda Sumut, Soroti Dugaan Maraknya Perjudian di Samosir

5 hari ago
Keberlanjutan dan ESG: Fondasi Masa Depan INALUM

Keberlanjutan dan ESG: Fondasi Masa Depan INALUM

6 hari ago
INALUM Buka Program Magang 2026, Ajak Talenta Muda Belajar Langsung di Industri Strategis Nasional

INALUM Buka Program Magang 2026, Ajak Talenta Muda Belajar Langsung di Industri Strategis Nasional

6 hari ago
Diduga Kebal Hukum, Judi Togel dan Tembak Ikan di Silau Kahean Disebut Masih Beroperasi, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas

Diduga Kebal Hukum, Judi Togel dan Tembak Ikan di Silau Kahean Disebut Masih Beroperasi, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas

1 minggu ago
Tragis! Pemuda 18 Tahun Tewas Tertimpa Pohon Kelapa Tumbang Saat Melintas di Batu Bara

Tragis! Pemuda 18 Tahun Tewas Tertimpa Pohon Kelapa Tumbang Saat Melintas di Batu Bara

1 minggu ago
Peringati HAN Ke-42 Tahun 2026, Pemkab Batu Bara Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak

Peringati HAN Ke-42 Tahun 2026, Pemkab Batu Bara Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak

1 minggu ago
INALUM Dorong Jurnalisme Lingkungan Lewat IN-Journal Chapter II, Hadirkan 65 Karya Bertema Konservasi

INALUM Dorong Jurnalisme Lingkungan Lewat IN-Journal Chapter II, Hadirkan 65 Karya Bertema Konservasi

1 minggu ago
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
Minggu, Agustus 2, 2026
Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
JeNews
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
JeNews
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home LifeStyle Kesehatan

Kebal Covid-19, Berapa Banyak Jumlah Antibodi Dibutuhkan?

November 8, 2024
in Kesehatan
Kebal Covid-19, Berapa Banyak Jumlah Antibodi Dibutuhkan?
Jakarta | jenews.id

Sistem antibodi tentu penting agar efek vaksinasi bekerja dalam tubuh. Para ilmuwan sebelumnya berasumsi bahwa orang yang divaksinasi dengan vaksin mRNA seperti yang diproduksi oleh BioNTech-Pfizer, memiliki lebih dari 90 persen perlindungan terhadap virus.

Namun, itu tidak berlaku untuk varian delta baru. Varian ini jauh lebih menular daripada virus sebelumnya dan menyebar ke seluruh dunia. Carsten Watzl, seorang ahli imunologi di Institut Leibniz dari Universitas Teknik Dortmund, memperkirakan bahwa efektivitas vaksin mRNA BioNTech-Pfizer berkurang dari 90 persen dalam kasus virus asli menjadi 88 persen dengan delta, dan vaksin vektor AstraZeneca dari 66 persen menjadi 60 persen.

Data dari Israel bahkan menunjukkan bahwa perlindungan terhadap infeksi varian berbahaya hanya sekitar 64 persen ketika vaksin BioNTech-Pfizer digunakan. Tetapi vaksin tersebut masih menawarkan perlindungan 93 persen terhadap kasus COVID-19 yang parah. Kementerian Kesehatan Israel sekarang sedang mempertimbangkan untuk menawarkan vaksin dosis ketiga kepada publik.

Setelah dua kali suntikan, mayoritas orang kebal terhadap virus. Namun Carsten Watzl memperingatkan bahwa ini tidak selalu berlaku untuk semua orang yang divaksinasi ganda.

“Vaksinasi saja bukan jaminan untuk menjadi kebal,” katanya, dilansir laman DW, Selasa (4/8).

Dia menambahkan bahwa hal yang penting adalah tubuh telah membangun perlindungan kekebalan yang cukup atau belum. Hanya saja, peneliti belum bisa mengukurnya saat ini.

Berbeda dengan vaksinasi tetanus, di mana tes dapat menentukan apakah tubuh cukup terlindungi atau tidak. Dengan virus corona, para peneliti belum mencapai tahap itu. Watzl mengakui ilmuwan belum tahu persis apa yang perlu diukur untuk benar-benar menentukan apakah seseorang kebal atau tidak. Hal yang jelas, antibodi penawar memainkan peran kunci karena mengikat virus sedemikian rupa sehingga tidak dapat menginfeksi sel lagi.

Tetapi belum diketahui jelas seberapa tinggi jumlah antibodi yang dibutuhkan. Untuk melawan virus, sistem kekebalan tubuh memiliki sel T yang mampu membunuh sel yang terinfeksi virus.

“Dengan kata lain, orang lebih suka mengorbankan beberapa sel dalam tubuh, yaitu yang terinfeksi, daripada memberi virus kesempatan untuk berlipat ganda,” kata Wattzl.

Namun, lebih sulit untuk menentukan jumlah sel T daripada jumlah antibodi. Pasalnya, tes sel T relatif memakan waktu.

Antibodi saja tidak selalu memberi tahu tentang seberapa baik seseorang terlindungi. Watzl mengatakan bahwa seseorang mungkin hampir tidak memiliki antibodi sehingga masih bisa terinfeksi virus.

“Tetapi respons sel T begitu kuat sehingga orang tersebut tidak sakit parah,” katanya.

Orang dengan tingkat antibodi tinggi mungkin terlindungi dengan baik terhadap virus corona. Namun, hanya memiliki sedikit antibodi bukan berarti tidak ada perlindungan sama sekali.

Tes antibodi menggunakan berbagai metode pengukuran. Biasanya, pemeriksaan laboratorium menggunakan standar yang jelas yang menetapkan nilai minimum hingga maksimum.

Ini memungkinkan dokter untuk melihat apakah kadarnya dalam kisaran normal. Namun, levelnya belum ditentukan untuk virus corona.

Jadi dokter memperkirakan, dengan tingkat terukur mulai dari kurang dari seratus hingga beberapa ribu antibodi. Tidak jelas seberapa cepat tingkat antibodi turun. Itu biasanya ergerak dalam dua gelombang, jika dilihat tepat setelah vaksinasi.(rls/ong)

Previous Post

Wali Kota acara Temu Pisah Jamaah Haji 1445 H/2024 M KBIHU Bathnul Wadi

Next Post

Manajemen PTPN IV Tingkatkan Partisipasi Karyawan Pada Pilkada 2020

Next Post
Manajemen PTPN IV Tingkatkan Partisipasi Karyawan Pada Pilkada 2020

Manajemen PTPN IV Tingkatkan Partisipasi Karyawan Pada Pilkada 2020

JeNews

© jenews.id|2024

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
  • Teknologi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software

© jenews.id|2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Artikel ini telah dilihat : 637 kali.