TOBA, Update24News.id – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM menyalurkan bantuan kepada 46 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana angin puting beliung di Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemulihan pascabencana.
Bantuan disalurkan pada Jumat (25/9/2026) kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Laguboti dan Kecamatan Sigumpar. Adapun bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, dana perbaikan rumah, serta material bangunan sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Kepala Departemen Pemberdayaan Masyarakat PLTA INALUM, Zainuddin Iqbal Sidabutar, mengatakan bahwa perhatian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial.
“Bagi INALUM, kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak angin puting beliung serta membantu memenuhi kebutuhan mereka dalam proses pemulihan pascabencana,” ujar Iqbal dalam keterangan pers, Jumat (16/10/2026).
Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara INALUM dan Pemerintah Kabupaten Toba dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak bencana alam.
Bantuan Menjangkau Dua Kecamatan
Penyaluran bantuan dilakukan di dua kecamatan dengan jumlah penerima yang berbeda.
Di Kecamatan Laguboti, bantuan diserahkan di kantor kecamatan setempat kepada 20 KK terdampak. Sementara itu, di Kecamatan Sigumpar, sebanyak 26 KK menerima bantuan yang disalurkan di Kantor Kecamatan Sigumpar.
Dengan demikian, total 46 KK di kedua kecamatan mendapatkan dukungan dari INALUM. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak sekaligus mendukung perbaikan rumah yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung.
Kegiatan penyaluran bantuan itu turut dihadiri Staf Ahli Bupati Toba Augus Sitorus, Asisten I Pemerintah Kabupaten Toba Eston Sihotang, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Toba Samuel Lumbanraja, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Toba Lalo Hartono Simanjuntak, dan Kepala BPBD Kabupaten Toba Sikkat Sitompul.
Hadir pula Camat Laguboti Lindawati Simangunsong, Camat Sigumpar Robinson Siagian, perwakilan INALUM, serta masyarakat penerima bantuan.
Camat Laguboti Lindawati Simangunsong menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada INALUM atas perhatian yang diberikan kepada warga yang terdampak bencana.
“Kami berterima kasih dan mengapresiasi langkah INALUM yang telah membantu masyarakat terdampak bencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu proses pemulihan pascabencana,” ujar Lindawati.
Puluhan Rumah Warga Rusak Diterjang Angin
Bencana angin puting beliung tersebut terjadi pada Senin (24/8/2026) dan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Toba, yakni Desa Pardinggaran di Kecamatan Laguboti serta Desa Situa Tua dan wilayah sekitarnya di Kecamatan Sigumpar.
Angin kencang yang disertai hujan deras mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari ringan hingga parah. Kerusakan terutama terjadi pada bagian atap, asbes, dan dinding rumah.
Kondisi tersebut membuat masyarakat terdampak membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memperbaiki tempat tinggal mereka agar dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman.
Penyaluran bantuan dari INALUM diharapkan dapat membantu masyarakat melewati masa pemulihan setelah bencana. Dukungan berupa kebutuhan pokok dan material perbaikan rumah juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemulihan kehidupan warga secara bertahap.
Melalui kegiatan tersebut, INALUM menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perhatian kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi bencana serta mempercepat pemulihan kondisi warga terdampak.(Ros)













