• Latest
  • Trending
Remas Kemaluan Tetangga Sampai Koyak Hingga Mendapat 20 Jaitan, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Remas Kemaluan Tetangga Sampai Koyak Hingga Mendapat 20 Jaitan, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

2 tahun ago
MUI Simalungun Gelar Musda Ke VIII, Pemkab Ajak MUI Berperan Aktif Jaga Kerukunan dan Bina Generasi Muda

MUI Simalungun Gelar Musda Ke VIII, Pemkab Ajak MUI Berperan Aktif Jaga Kerukunan dan Bina Generasi Muda

14 jam ago
Respons Cepat, PTPN IV Regional 2 Berhasil Padamkan Api di PKS Dolok Ilir, Situasi Terkendali

Respons Cepat, PTPN IV Regional 2 Berhasil Padamkan Api di PKS Dolok Ilir, Situasi Terkendali

2 hari ago
Solidaritas Jadi Aksi Nyata, INALUM Kirim Bantuan dan Relawan untuk Korban Gempa NTT

Solidaritas Jadi Aksi Nyata, INALUM Kirim Bantuan dan Relawan untuk Korban Gempa NTT

2 hari ago
Wali Kota Wesly dan Jajaran Pemko Pematangsiantar Jamu Utusan MUI Pusat dan Sumut

Wali Kota Wesly dan Jajaran Pemko Pematangsiantar Jamu Utusan MUI Pusat dan Sumut

5 hari ago
Wali Kota Wesly Apresiasi Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang Diselenggarakan BKMT

Wali Kota Wesly Apresiasi Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang Diselenggarakan BKMT

1 minggu ago
Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Siap Digelar 13 September 2026, Target Dihadiri 5 Ribu Orang

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Siap Digelar 13 September 2026, Target Dihadiri 5 Ribu Orang

1 minggu ago
Peringati Maulid Nabi, PTPN IV Regional II Kebun Dolok Ilir Salurkan Tali Asih kepada 100 Warga

Peringati Maulid Nabi, PTPN IV Regional II Kebun Dolok Ilir Salurkan Tali Asih kepada 100 Warga

1 minggu ago
Wakil Wali Kota Herlina Olahraga Bersama di Hari Jadi Polwan ke-78

Wakil Wali Kota Herlina Olahraga Bersama di Hari Jadi Polwan ke-78

1 minggu ago
Pemko Pematangsiantar Tandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Dukung Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf

Pemko Pematangsiantar Tandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Dukung Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf

1 minggu ago
Pemko Pematangsiantar Rakor Bahas Tindak Lanjut Temuan PPATK terkait KPM Penerima Bansos Terindikasi Judo

Pemko Pematangsiantar Rakor Bahas Tindak Lanjut Temuan PPATK terkait KPM Penerima Bansos Terindikasi Judo

1 minggu ago
Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Pelantikan Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar

Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Pelantikan Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar

2 minggu ago
Suami Tewas Diterjang Scoopy, Janda Korban Menangis, Balqis Belum Ditahan Kejari Medan

Suami Tewas Diterjang Scoopy, Janda Korban Menangis, Balqis Belum Ditahan Kejari Medan

2 minggu ago
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
Minggu, September 6, 2026
Minggu, September 6, 2026
  • Login
JeNews
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
JeNews
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Sumut Simalungun

Remas Kemaluan Tetangga Sampai Koyak Hingga Mendapat 20 Jaitan, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

November 8, 2024
in Simalungun
Remas Kemaluan Tetangga Sampai Koyak Hingga Mendapat 20 Jaitan, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Sumalungun| Jenews.id, Sudah lima hari dilaporkan ke Polsek Bangun – Polres Simalungun, sesuai laporan polisi nomor : LP/55/XI/2021/SU/Simal/Sek-Bangun, tanggal 28 Nopember 2021, namun sampai saat ini, DS (45), warga Huta III Nagori Silau Malaha Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pelaku yang meremas kemaluan tetangganya sampai koyak hingga mendapat 20 jaitan, masih bebas berkeliaran ketawa ketiwi dikampungnya seperti merasah tidak bersalah dan tidak ada masalah.

Melihat hal tersebut , Korban SMP (50), warga yang sama dengan pelaku, dimana rumah pelaku dan korban hanya berjarak 20 Meter saja bersama keluarga mendesak Bapak Kapolres Simalungun dan Kapolsek Bangun untuk segera menangkap pelaku agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

Ditemui Jenews dikediamannya, Jumat (3/12/2021), Korban SMP menerangkan kejadiannya Jumat (26/11/2031), malam sekira pukul 23 : 30 Wib.

“Di kedai itu (warung tuak Marga Munthe) aku mau membayar tuak ku, lalu pelaku mengatakan kepada saya, kemana Mr Kuncrit. Lalu Kujawab, mau bayar tuakku bahh…kau jangan bilang kuncrit lah, aku sudah Ompung Mikael,..Pak Benny. Kalau gak mau kau bilang Ompung Mikael, pak Benny…gitu kan enak, kubilang. Setelah itu, pulang lah aku, mau kembali kebangku ku sendiri.. kembali lagi pelaku mengatakan, terus pergi kau, terus cemen kau…dan kujawab, jawab itu pak Holman, gak ada urusan ku disitu, urusan kalian lah itu. Lalu aku kembali ke bangkuku. Setelah duduk sebentar, aku merasa gak enak, kemudian aku pulang guna untuk menghindari ribut.

Dan saat aku pulang, ternyata pelaku mengikuti ku dari belakang. Sama – sama kawan ini (sambil menunjuk kearah rumah yang ada diberendeng rumah korban- red) yang juga mau pulang, sudahlah kita diikuti dari belakanglah, gak apa itu, kata kawan ini (tetangga sebelah rumah korban Marga Silalahi),” papar korban menceritakan kronologis sebelum kejadian.

Korban tetap jalan tenang hendak pulang menuju rumahnya. Tiba – tiba, pelaku dari belakang mendahului korban dan temannya marga Silalahi dibelakang sedang buang air kecil dan tidak mengikuti pelaku lagi. Lalu pas mau dapat pokok jambu, pelaku kembali menemui dan mencegat langkah korban dan berkata ,” apa nya katamu Tulang, lalu dijawab korban, apa emang kubilang sama kamu. Kembali pelaku mengatakan, apa maksudmu, dijawab korban, apa maksudmu mencegat perjalanan pulangku, aku mau pulang, awas, awas aku mau pulang. Kemudian dengan cepat menggunakan tangan kanan dan tangan kirinya (bergantian) langsung masuk ke dalam celana karet korban, pelaku kemudian menggenggam dengan sangat kuat kemaluan korban.

Korbanpun meronta…meringis kesakitaan..”aduh..aduh…aduh, matilah aku..lepaskanlah itu. Setelah korban merasakan darah keluar dari kemaluannya, lalu korban memegang kepala pelaku dan menumbuk pelaku serta mendorong badan pelaku hingga genggaman pelaku dikemaluan korban terlepas.

Setelah lepas, korbanpun menenangkan diri sambil menarik pernafas dan melihat tetesan darah sudah banyak keluar dari kemaluannya.

Terus datang anak korban bernama Sardi dan bertanya ke korban ,”kenapa Bapak, sudahlah….ayolah kita pulang, lalu korban ditarik anaknya pulang.

Setelah di rumah, dimana saat itu istri korban duduk didepan pintu rumah mereka, Tiba – tiba anak pelaku inisial AS datang dan berhenti di halaman depan rumah korban, lalu berkata dengan lantang, “kenapa kau bikin Bapak ku Ompung, dijawab korban kenapa bapakmu ku bikin, ini sudah berdarah dibuat bapakmu sambil menunjukkan kemaluannya ke anak pelaku. Ini sudah berdarah banyak, tengok besok, kubilang begitu,” ungkap korban

Masih dilokasi yang sama, anak korban Meiyuliana Pakpahan (32) dan Norawaty Pakpahan (23) mengaku kejadian ia ketahui pukul 24.00 Wib dan langsung melarikan Bapaknya (korban) ke rumah sakit umum Djasamen Saragih. Karena harus melapor ke Polsek Bangun dan kami takut karena hari sudah larut malam, mengantisipasi begal, hanya mengobati bapak lah yang terpikir kan saat itu.

“Dan besok paginya, Sabtu (27/11/2021), pagi, saya mengundang bapak Gamot Rindu Hokkop Panjaitan. Saya undang bapak Gamot supaya mengundang dan memanggil si pelaku secara kekeluargaan dan bapak Gamot pun menemui pelaku. Dan saat ditemui Gamot, pelaku tidak mengakui perbuatannya. Setelah diberitahukan oleh Gamot. Bapak Gamot 2 kali datang ke rumah. Menurut pengakuan pelaku ke Gamot, bukan dia yang membuat luka pada kemaluan bapak saya. Lalu datang Gamot, kalau bukan lae yang membuat gak mungkin terjadi luka, sementara posisinya lae kawannya berkelahi,” ucap Meiyuliana Pakpahan mengulang perkataan Gamot yang diterimanya.

“Iya, memang kami berantam. Ini pengakuan pelaku ke Gamot. Kalau memang biaya perobatannya kubiayai pun itu, ngomonglah lae ke Tulang itu (maksudnya kepada korban). Terus, datanglah Gamot ke rumah korban. Pengakuannya malam….malam lah dapat informasi, sabarlah ito, nanti malam lagi kami berunding, itu kata Gamot sama kami. Mendengar itu, kami pun menunggu sampai malam yang dijanjikan, trus Malam Minggu, datanglah Gamot sekira pukul 22.00 Wib. Ngomong ngan Gamot sma kami ada bahasa pelaku ke Gamot, kalau masalah pengobatan, semampuku kukasih nanti, tapi tunggulah datang itomu lae, ucap pelaku sama Gamot,” jelas anak korban mengulang pembicaraannya dengan Gamot

Karena tidak ada titik temu, selanjutnya adek saya datang dan menemui pelaku ,” kenapa gak dihargai aku, Kudiamin masalah ini bukan berarti aku diam saja. Aku diam gak dihargai, malah duduk dia (pelaku) santai – santai, ketawa ketawi diwarung yang ada dipasar itu. Pergilah itoku (adek laki lakinya) menemui pelaku yang saat itu ada di rumah tetangga dan saat bertemu dengan pelaku, itoku langsung bertanya kepada pelaku,” uda cemananya Uda. Kemananya rupanya kejadiannya ini. Apanya maksud Uda, gak ada komentar uda sedikit pun. Mendengar itu, pelaku berkata, tunggu dulu, berak (buang air besar) dulu aku, sambil berjalan masuk kerumah tetangga. Karena masuk ke rumah tetangga, praduga itoku (adek laki lakiku) beda, dipikir pelaku masuk ke rumah tetangga hendak mengambil benda tajam. Kemudian, itoku pergi dan pulang ke rumah. Dan selanjutnya pelaku tidak menampakkan diri lagi,” papar abak korban

Selanjutnya, Minggu (28/11/2021), korban bersama keluarga pergi ke Polsek Bangun melaporkan kejadian tersebut. “Kami lapor, terus polisi langsung melakukan Olah TKP. Setelah selesai melakukan Olah TKP, datang bahasa tak enak. Hasil selesai Olah TKP, kami kembali pergi ke Polsek Bangun. Dan Senin (29/11/2021), bersama Polisi, yang melakukan olah TKP, di visum lah Bapak. Tapi sampai hari ini, gak ada kelanjutan prngaduan laporan kami itu,” ungkap anak korban

“Kami berharap, secepat mungkinlah ditangani kasus yang menimpa orang tua (Bapak) kami ini. Kami berharap kepada Bapak Kapolres Simalungun dan Bapak Kapolsek Bangun agar secepatnya pelaku ditangkap. Soalnya, kondisi Bapak saya sekarang semakin parah. Itu pernafasan loh, kondisi luka di kemaluan orang tua saya semakin parah. Saya selaku anak, hati saya mendidih melihat sipelaku di depan pintu rumah kami tertawa terbahak – bahak,” ucapnya sambil meminta agar pelaku segera ditangkap.

“Akibat peristiwa itu, Bapak saya harus mendapat 20 jaitan di kemaluannya…8 jahitan dibagian dalam dan 12 jahitan dibagian luar,” jelasnya. (Taman)

Previous Post

Kapolres Langkat Memimpin Langsung Pengamanan Aksi UNRAS Mahasiswa

Next Post

Miris! Satpam Dinas P3AKB Sumut Dikeroyok Petugas Dishub

Next Post
Miris! Satpam Dinas P3AKB Sumut Dikeroyok Petugas Dishub

Miris! Satpam Dinas P3AKB Sumut Dikeroyok Petugas Dishub

JeNews

© jenews.id|2024

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
  • Teknologi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software

© jenews.id|2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Artikel ini telah dilihat : 9961 kali.