Batu Bara | Jenews.id — Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian memimpin langsung entry meeting pemeriksaan terinci Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, yang digelar di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini menjadi pintu awal pengawasan serius terhadap pengelolaan keuangan daerah, sekaligus penentu arah Kabupaten Batu Bara dalam mempertahankan—atau justru kehilangan—opini bergengsi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Bupati Baharuddin Siagian didampingi Wakil Bupati Syafrizal, Plh Sekda, para asisten, staf ahli, kepala OPD, hingga camat se-Kabupaten Batu Bara, menyambut langsung kedatangan Kepala BPK Perwakilan Sumut, Paula Henry Simatupang bersama tim pemeriksa.
Dalam sambutannya, Baharuddin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bersikap terbuka selama proses audit berlangsung. Ia bahkan berharap pemeriksaan tidak sekadar mencari kesalahan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan.
“Kami berharap BPK tidak hanya melihat kami sebagai objek pemeriksaan, tetapi juga memberikan pembinaan agar pengelolaan keuangan daerah semakin baik,” tegasnya.
Sementara itu, pihak BPK mengingatkan bahwa predikat WTP bukan sekadar formalitas, melainkan hasil dari sistem pengelolaan keuangan yang benar-benar bersih dan patuh aturan.
Ada tiga syarat mutlak yang ditegaskan:
Tidak adanya praktik kecurangan (fraud)
Tidak ada pembatasan akses data bagi tim pemeriksa
Tidak terjadi pelanggaran terhadap standar akuntansi pemerintahan
“Jika salah satu saja dilanggar, maka opini bisa berubah. Ini yang harus menjadi perhatian serius seluruh OPD,” tegas perwakilan BPK.
Entry meeting ini menjadi sinyal bahwa pengelolaan anggaran di Batu Bara kini berada di bawah sorotan ketat. Transparansi, akuntabilitas, dan kesiapan data menjadi kunci utama dalam menghadapi pemeriksaan terinci ini.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat sebagai simbol sinergi antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan BPK Sumatera Utara dalam mendorong tata kelola keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel.(Ros)













