PEMATANGSIANTAR | http://Jenews.id.-Kota Pematangsiantar akan menjadi salah satu venue Sumatera Utara Rally 2026 FIA Asia Pacific Rally Championship Round 3 dan IMI National Rally Championship Round 4. Event tersebut akan digelar 7-9 Agustus 2026 mendatang. Hal tersebut tentu saja menjadi suatu kebanggaan bagi kota dengan motto Sapangambei Manoktok Hitei (bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan mulia) ini.
Rapat koordinasi (rakor) Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar-Polres Pematangsiantar-Kodim 0207/Simalungun bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) terkait event tersebut dilaksanakan di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Selasa (14/07/2026).

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP di rakor tersebut menyampaikan, Kota Pematangsiantar mengucapkan terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk berkolaborasi di ajang Sumatera Utara Rally 2026 FIA Asia Pacific Rally.
“Hal ini dapat mendongkrak potensi wisata olahraga (sport tourism) serta menjadi wadah untuk membangun ekosistem dan melahirkan regenerasi muda di daerah, khususnya di Provinsi Sumatera Utara. Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami mengharapkan, khususnya kita yang hadir di sini maupun stakeholder yang tergabung dalam lingkup pemerintah di Pematangsiantar, bisa bekerja sama dan berkolaborasi dalam mendukung pelaksanaan acara dan kegiatan ini,” terang Subrata.
Ketua Panitia Penyelenggara Agus Rangkuty memaparkan, rally dilaksanakan 7-9 Agustus 2026 di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.
Ia juga mengatakan, saat bertemu Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, telah banyak bercerita.
“Waktu audiensi dengan Bapak Wali Kota Wesly, beliau mengizinkan kegiatan briefing dan press conference di rumah dinasnya. Rencananya di halaman belakang kita akan melaksanakan kegiatan. Lalu lanjut di Lapangan Adam Malik untuk acara seremonial. Satlantas, Satpol PP, dan Dishub itu juga dilibatkan mengatur jalan. Ada juga dukungan dari Dinas Pemadam Kebakaran serta Dinas Kesehatan sebagai aturan yang harus kami patuhi sebagai penyelenggara dari segi keamanan,” jelas Agus.
Ditambahkannya, RSUD dr Djasamen Saragih akan dijadikan rumah sakit rujukan khusus untuk rally apabila ada hal-hal yang tidak dapat di-handle saat terjadi crash (kecelakaan). (Rel)













