BATU BARA | Jenews.id – Memasuki hari ke-9 Lebaran idul Fitri 1447 H, sampah menumpuk di depan sebuah bengkel sepeda motor yang berada di jalan besar pasar Mereng,Desa Kampung Lalang, kecamatan Tanjung Tiram, kabupaten Batu Bara.
Tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut tersebut menimbulkan aroma tak sedap.
Pengusaha bengkel bernama Adi itu mengeluhkan tumpukan sampah di depan bengkelnya yang tak kunjung diangkut pihak dinas terkait. Sehingga Aroma busuk dari tumpukan sampah tersebut sangat mengganggu aktivitas maupun pelanggan yang datang ke usaha bengkelnya.
“Lihatlah bang masak di didepan Bengkel usaha saya sampah menumpuk. Kemudian, saya sudah pernah pasang plang peringatan jangan buang sampah disini, tetap saja ada yang buang sampah,”keluh Adi kepada awak Media, Senin (30/03).
Adi juga mengeluhkan kinerja dinas lingkungan Hidup kabupaten Batu Bara yang terkesan tutup mata soal tumpukan sampah itu.
“Terus pihak lingkungan hidup sepertinya tutup mata. Sangat jelas terlihat. Ini kan jalan besar menuju kota Tanjung Tiram, masak Dinas LH tidak tahu. Hal ini mengganggu aktifitas saya berusaha,” ungkapnya.
Adi berharap kepada dinas lingkungan hidup kabupaten Batu Bara untuk segera mengangkut tumpukan sampah tersebut guna menunjang aktivitas dan kenyamanannya dalam menjalankan usaha.
“Saya berharap kepada Dinas lingkungan Hidup agar dapat segera mengangkat sampah ini, dan meminta Pihak yang terkait bertindak,juga saya tidak mengizinkan buang sampah di sini,”Ujar Adi.
Sementara, Erwan selaku Kabid di dinas lingkungan hidup saat hendak di hubungi melalui Aplikasi WhatsApp sedang tidak aktif.
Sampai berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari dinas lingkungan hidup maupun pihak terkait lainnya.
Penulis: ROS













