• Latest
  • Trending
Soda Badak –  limun asli cap asal Siantar

Soda Badak – limun asli cap asal Siantar

2 tahun ago
INALUM Raih Dua Penghargaan Gold ISDA 2026 Berkat Program Pemberdayaan Masyarakat

INALUM Raih Dua Penghargaan Gold ISDA 2026 Berkat Program Pemberdayaan Masyarakat

5 hari ago
Cek Pelayanan SPKT Polsek Dolok Batu Nanggar, Kapolres Simalungun Tegaskan Layanan Cepat, Humanis, dan Tidak Dipersulit

Cek Pelayanan SPKT Polsek Dolok Batu Nanggar, Kapolres Simalungun Tegaskan Layanan Cepat, Humanis, dan Tidak Dipersulit

5 hari ago
Subuh Keliling di Sinaksak, Kapolres Simalungun Salat Berjamaah dan Serap Aspirasi Warga

Subuh Keliling di Sinaksak, Kapolres Simalungun Salat Berjamaah dan Serap Aspirasi Warga

5 hari ago
Pembangunan Lapangan Stadion Sangnawaluh 7,4 Miliar, Diduga Hamburkan Anggaran

Pembangunan Lapangan Stadion Sangnawaluh 7,4 Miliar, Diduga Hamburkan Anggaran

6 hari ago
INALUM Salurkan Bantuan kepada 46 KK Terdampak Puting Beliung di Kabupaten Toba

INALUM Salurkan Bantuan kepada 46 KK Terdampak Puting Beliung di Kabupaten Toba

1 minggu ago
Antisipasi Bencana Kabut Asap  DPC PKN Deli Serdang beserta kader bagikan masker ke masyarakat

Antisipasi Bencana Kabut Asap DPC PKN Deli Serdang beserta kader bagikan masker ke masyarakat

1 minggu ago
Pengumuman, Besok Hari Sabtu Malam Minggu Ada Acara Dadu Putar di Desa Talapeta, Bagi Siapa Yang Mau Uji Nasib Silahkan Datang dan Bawa Modal Sebanyak Banyaknya

Pengumuman, Besok Hari Sabtu Malam Minggu Ada Acara Dadu Putar di Desa Talapeta, Bagi Siapa Yang Mau Uji Nasib Silahkan Datang dan Bawa Modal Sebanyak Banyaknya

1 minggu ago
Penulis Buku Prabowonomics 946 Halaman Dirikan Ormas Prabowonomics 2 Periode, Kawal Keberlanjutan Gagasan Ekonomi Konstitusi

Penulis Buku Prabowonomics 946 Halaman Dirikan Ormas Prabowonomics 2 Periode, Kawal Keberlanjutan Gagasan Ekonomi Konstitusi

1 minggu ago
Sempat Ricuh dengan Satpam, Mahasiswa FKM-SU Desak BBWS Sumatera II dan Kejati Sumut Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi Labuhanbatu

Sempat Ricuh dengan Satpam, Mahasiswa FKM-SU Desak BBWS Sumatera II dan Kejati Sumut Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi Labuhanbatu

1 minggu ago
Bupati Batu Bara Pimpin Penguatan Koordinasi Penyelesaian Konflik Agraria

Bupati Batu Bara Pimpin Penguatan Koordinasi Penyelesaian Konflik Agraria

1 minggu ago
PTPN IV Regional 2 Apresiasi Polri Berantas Narkotika, Keamanan Kondusif Topang Produktivitas Sektor Perkebunan

PTPN IV Regional 2 Apresiasi Polri Berantas Narkotika, Keamanan Kondusif Topang Produktivitas Sektor Perkebunan

1 minggu ago
Buka Festival Layang-layang, Bupati Batu Bara Dorong Pelestarian Olahraga Tradisional dan Pengembangan Wisata

Buka Festival Layang-layang, Bupati Batu Bara Dorong Pelestarian Olahraga Tradisional dan Pengembangan Wisata

2 minggu ago
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
Sabtu, Oktober 24, 2026
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
JeNews
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
JeNews
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home LifeStyle Food & Drink

Soda Badak – limun asli cap asal Siantar

November 8, 2024
in Food & Drink
Soda Badak –  limun asli cap asal Siantar

Soda Badak (www.pariwisatasumut.net)

Pematangsiantar | Jenews.id

Soda Badak adalah brand lokal milik PT Pabrik Es Siantar. Perusahaan yang berada di Jl. Proklamasi tersebut terkenal namanya sesudah memproduksi beragam varian minuman soft drink yang dikemas dalam botol limun. Dua diantaranya ialah rasa sarsaparilla dan air berkarbonasi.

Bagi orang asal Siantar, Soda Badak yang sudah go nasional sejak dekade 70-an ini merupakan salah satu minuman top terfavorit. Bahkan kalau dicari, banyak juga toko di kota besar seperti Medan dan Bandung yang selalu sedia stok. Maklum, peminat fanatiknya yang berlokasi di lintas daerah cukup tinggi.

Kalau tim Pariwisata Sumut ditanya apa manfaat minuman yang dibubuhi Cap Badak ini. Singkat aja kok jawabnya, yaitu untuk mengenakkan tenggorokan sehabis makan pedas. Pas airnya diteguk, mulut semacam dipenuhi cairan gelembung padat berisi CO2. Sama kek andaliman, rasanya agak menggigit.

Sangking istimewanya, Pabrik Es Siantar nggak butuh iklan untuk mempopulerkan cap badaknya supaya dikenal orang pada masanya. Selain itu, masih ada beberapa fakta menarik soal minuman asal siantar ini yang perlu diketahui, lho!

Tapi sebelumnya, tenggorokan kalian sudah pernah disiram pakai Soda Cap Badak Siantar, belum? Nanti habis nyimak ulasan ini, langsung ajalah beli online atau pergi ke tempat makan di Medan. Tapi tanya dulu, mereka jual apa enggak. Nggak berat mengeluarkan dompet untuk membayar harga per botolnya yang hanya dibanderol Rp6.000-an.

Soda Badak

1 of 2
- +

1.

2. Soda Badak (www.pariwisatasumut.net)

Sejarah Soda Badak Siantar

Kalau dibongkar, nggak semua merek minuman legend punya asal-usul. Tapi beda dengan soft drink-nya Siantar ini. Pasti agak penasaran soal sejarah Soda Badak, kan?

Konon, kedatangan Heinrich Surbeck dari Swiss ke Pematang Siantar lah yang mengawali terbentuknya PT Pabrik Es Siantar. Ia memulai bisnisnya tahun 1916 dengan nama perusahaan NV Ijs Fabriek yang selama 4 tahun berturut-turut fokus memproduksi es batangan. Pada masa didirikan, kolonial Belanda sedang berkuasa di Tanah Air.

Permintaan es batangan yang tinggi membuat NV Ijs Fabriek menjadi perusahan besar. Laiknya pebisnis yang pandai melihat peluang, Heinrich Surbeck pun tertarik untuk membuat minuman berkarbonat. Sebagai seorang pengusaha dengan latar belakang ahli kimia, tentu tak sulit baginya menciptakan minuman bersoda (sparkling water).

Minuman olahan berbahan dasar air 100 mg, carbon dioxide (CO2) 80 mg, garam 5 gram, sodium 5 mg dan sulfat 20 mg yang mulai diproduksi massal mulai tahun 1920 tersebut laku pesat. Per tahun, perusahaan mampu menjual 480.000 krat. Yap, waktu ini saingan bisnis kuliner memang tak seramai sekarang. Apalagi PT Pabrik Es ini adalah perusahaan air soda pertama di Indonesia.

Semasa mudanya, Heinrich Surbeck, pendiri dari NV Ijs Fabriek yang sekarang menjadi PT Pabrik Es Siantar adalah seorang petualang, ia diketahui gemar berpetualang ke alam. Hal itu merupakan salah satu alasan mengapa minuman buatannya diberi gambar Badak.

Persaingan dan Alih Kepemilikan

Minuman bermerek “Badak” ini tak lepas dari masalah eksternal. Seperti dikatakan Elman Tanjung yang dikutip dari Kompas.com, hal itu terjadi ketika Jepang mengambil alih kekuasaan Belanda. Heinrich Surbeck, pria kelahiran Halau yang telah berkeluarga di Siantar mengalami nasib menyedihkan. Ia berpulang karena memanasnya konflik antara Belanda dan rakyat setempat.

Lydia Rosa yang merupakan anak Heinrich Surbeck, meneruskan usaha ayahnya setelah kemerdekaan NKRI. Bersama sang suami, mereka pun mempertahankan kejayaan minuman Badak. Namun, mereka juga tak lama tinggal di Indonesia karena gaung isu nasionalisme.

Setelah Lydia Rosa pindah ke negara asalnya Swiss tahun 1964. Perusahaan dan seluruh asetnya kemudian beralih kepemilikan. Dijual kepada pengusaha Batak, Julianus Hutabarat di tahun 1969 hingga sekarang.

Tahun 70-an sampai 80-an, perusahaan pun makin giat bikin produk minuman limun baru. Mau rasa apa? Dari yang varian sarsaparilla, kopi hitam, nenas, jeruk sampai anggur, semua ada! Kata penggemar Soda Batak, dulunya itu ada 8 varian. Mungkin jaman baholak, orang-orang sudah mulai hobi kulineran atau sering dijadikan bekal sewaktu liburan.

Masa Keemasan

Soda Badak Siantar menjadi minuman paling laris sebelum era 90-an. Masa keemasannya berlangsung tahun 1970-1980. Di mana minuman botol tersebut berhasil merajai pasar sesaat sebelum perusahaan luar seperti Coca-cola dan Pepsi ikut merebut konsumen Tanah Air.

Tak hanya karena sengitnya pesaing. Kemunduran minuman Badak juga tergerus oleh isu akan pengaruh air soda terhadap kesehatan. PT Pabrik Es Siantar yang juga diketahui mengelola beberapa unit hotel di Siantar ini pun terpaksa mengurangi varian minuman Cap Badak. Sekarangnya, yang beredar di pasaran memang hanya ada dua saja.

Tetapi bagaimana pun itu, Soda Batak tetap memiliki penggemar sejati. Meski sekarang pembeli agak susah payah mencarinya, terutama mereka yang berada di luar kota Medan dan Pematangsiantar.

Previous Post

Dana Bos tak cukup, Kepala Sekolah SMKN1 Siempat Nempu Hilir Kab. Dairi kutip 350 ribu PerSiswa untuk Biaya PKL 

Next Post

Dukung Pesan Kabareskrim Polri Jelang Pemilu 2024, Rektor UIN: Jaga Persatuan dan Kesatuan

Next Post

Dukung Pesan Kabareskrim Polri Jelang Pemilu 2024, Rektor UIN: Jaga Persatuan dan Kesatuan

JeNews

© jenews.id|2024

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
  • Teknologi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software

© jenews.id|2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Artikel ini telah dilihat : 5020 kali.