• Latest
  • Trending
Foto : Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan RI dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes pada dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Kamis (9/7). (KOMBEN BNPB/Dume Sinaga)

Tantangan pengobatan penderita ODHA di tengah pandemi COVID-19

2 tahun ago
INALUM Salurkan Bantuan kepada 46 KK Terdampak Puting Beliung di Kabupaten Toba

INALUM Salurkan Bantuan kepada 46 KK Terdampak Puting Beliung di Kabupaten Toba

1 hari ago
Antisipasi Bencana Kabut Asap  DPC PKN Deli Serdang beserta kader bagikan masker ke masyarakat

Antisipasi Bencana Kabut Asap DPC PKN Deli Serdang beserta kader bagikan masker ke masyarakat

1 hari ago
Pengumuman, Besok Hari Sabtu Malam Minggu Ada Acara Dadu Putar di Desa Talapeta, Bagi Siapa Yang Mau Uji Nasib Silahkan Datang dan Bawa Modal Sebanyak Banyaknya

Pengumuman, Besok Hari Sabtu Malam Minggu Ada Acara Dadu Putar di Desa Talapeta, Bagi Siapa Yang Mau Uji Nasib Silahkan Datang dan Bawa Modal Sebanyak Banyaknya

1 hari ago
Penulis Buku Prabowonomics 946 Halaman Dirikan Ormas Prabowonomics 2 Periode, Kawal Keberlanjutan Gagasan Ekonomi Konstitusi

Penulis Buku Prabowonomics 946 Halaman Dirikan Ormas Prabowonomics 2 Periode, Kawal Keberlanjutan Gagasan Ekonomi Konstitusi

3 hari ago
Sempat Ricuh dengan Satpam, Mahasiswa FKM-SU Desak BBWS Sumatera II dan Kejati Sumut Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi Labuhanbatu

Sempat Ricuh dengan Satpam, Mahasiswa FKM-SU Desak BBWS Sumatera II dan Kejati Sumut Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi Labuhanbatu

3 hari ago
Bupati Batu Bara Pimpin Penguatan Koordinasi Penyelesaian Konflik Agraria

Bupati Batu Bara Pimpin Penguatan Koordinasi Penyelesaian Konflik Agraria

3 hari ago
PTPN IV Regional 2 Apresiasi Polri Berantas Narkotika, Keamanan Kondusif Topang Produktivitas Sektor Perkebunan

PTPN IV Regional 2 Apresiasi Polri Berantas Narkotika, Keamanan Kondusif Topang Produktivitas Sektor Perkebunan

4 hari ago
Buka Festival Layang-layang, Bupati Batu Bara Dorong Pelestarian Olahraga Tradisional dan Pengembangan Wisata

Buka Festival Layang-layang, Bupati Batu Bara Dorong Pelestarian Olahraga Tradisional dan Pengembangan Wisata

6 hari ago
Wali Kota Wesly Ekspos Manajemen Talenta Pemko Pematangsiantar di BKN

Wali Kota Wesly Ekspos Manajemen Talenta Pemko Pematangsiantar di BKN

1 minggu ago
Pemko Pematangsiantar Bongkar Bangunan Reklame Tak Berizin

Pemko Pematangsiantar Bongkar Bangunan Reklame Tak Berizin

1 minggu ago
FKUB Batu Bara Sosialisasikan Moderasi Beragama kepada 250 Pelajar SMKN 1 Air Putih

FKUB Batu Bara Sosialisasikan Moderasi Beragama kepada 250 Pelajar SMKN 1 Air Putih

1 minggu ago
Pemerintah Kota Pekan Baru Harus Sigap Tangani Asap Kabut, PC PMII Desak Berkelanjutan

Pemerintah Kota Pekan Baru Harus Sigap Tangani Asap Kabut, PC PMII Desak Berkelanjutan

2 minggu ago
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
Minggu, Oktober 18, 2026
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
JeNews
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software
No Result
View All Result
JeNews
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home LifeStyle Kesehatan

Tantangan pengobatan penderita ODHA di tengah pandemi COVID-19

November 8, 2024
in Kesehatan
Foto : Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan RI dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes pada dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Kamis (9/7). (KOMBEN BNPB/Dume Sinaga)

Jakarta | jenews.id

Pada masa pandemi seperti saat ini, ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) menjadi salah satu kelompok yang bersiko tinggi terhadap COVID-19. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan RI dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes mengungkapkan dampak yang paling terasa adalah pengobatan terhadap HIV/AIDS.

“Dampak terhadap jumlah pengobatan terhadap HIV/AIDS, tidak semuanya menurun. Ada yang stabil, tapi ada juga yang menurun,” ungkap Wiendra pada dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Kamis (9/7).

Wiendra menjelaskan bahwa penurunan terhadap jumlah pengobatan ini terjadi karena selama masa pandemi COVID-19, obat antiretroviral atau ARV diberikan langsung untuk satu hingga tiga bulan. Namun pemberian obat ini juga harus memperhatikan ketersediaan obat yang ada di daerah masing-masing.

Selain mengganggu aktivitas pengobatan, COVID-19 juga memberikan dampak terhadap ketersediaan obat pada bulan April.

“Sempat terganggu pada bulan April transisi Mei karena pada waktu itu lockdown juga di India, tetapi hanya terganggu sekitar satu minggu dan sampai hari ini obat sudah tersedia di semua layanan”, ucap Wiendra.

Obat ARV adalah jenis obat yang dapat digunakan untuk memperlambat perkembangan virus HIV yang bekerja dengan cara menghilangkan unsur yang diperlukan oleh virus HIV untuk menggandakan diri dan juga mencegah virus HIV menghancurkan sel CD4 atau sel darah putih yang bertugas untuk menjaga kekebalan tubuh.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menyediakan obat ARV secara gratis bagi ODHA.

Wiendra juga menekankan bagi ODHA yang mengkonsumsi obat ARV secara rutin, tetap harus waspada dengan potensi penularan COVID-19.

“Jangan berpikir bahwa saya meminum obat ARV nanti saya tidak akab terkena COVID-19, karena buktinya COVID-19 bisa menyerang siapa saja. Kita tetap harus tetap waspada”, tegas Wiendra.

Pada kesempatan yang sama, anggota Jaringan Indonesia Positif Timotius Hadi menyatakan bahwa di Jakarta tidak terlalu banyak masalah pelayanan yang muncul selama masa pandemi ini. Namun, pada beberapa daerah lain dampak dari pandemi ini sangatlah terasa.

“Beberapa bulan lalu kita sempat ada kekosongan ARV dan sekarang mungkin udah normal ya. Tapi di beberapa kabupaten seperti Kabupaten Sukabumi itu masih kosong”, jelas Hadi melalui ruang digital.

Hadi juga menyampaikan tentang kekhawatiran bagi tentang keamanan bagi ODHA yang berada di daerah karena mereka harus berulang kali datang ke puskesmas untuk mengambil obat.

“Kalau di Jakarta enaknya bisa di multi month, resepnya dibikin dua bulan. Jadi satu kali datang bisa mendapatkan dua bulan. Tapi untuk teman-teman di daerah itu kesulitan”, tambah Hadi.

Terakhir, Hadi menyampaikan harapan-harapan dari Jaringan Indonesia Positif mengenai perlakuan terhadap ODHA terlebih pada masa pandemi COVID-19.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat menganggap bahwa ini adalah sebuah isu masalah kesehatan bersama. Jadi jangan lagi melihat orang itu terinfeksi, tapi bagaimana dia adalah tetap manusia yang memiliki hak yang setara dengan yang lainnya”, tutupnya.

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional

Previous Post

Pemprov Sumut Adakan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor 2024

Next Post

Dedi Iskandar Batubara : “Tinggalkan Semua Konflik Yang Membuat Kita Stagnan”

Next Post
Dedi Iskandar Batubara : “Tinggalkan Semua Konflik Yang Membuat Kita Stagnan”

Dedi Iskandar Batubara : "Tinggalkan Semua Konflik Yang Membuat Kita Stagnan"

JeNews

© jenews.id|2024

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
  • Teknologi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Sumut
    • Medan
    • Deli Serdang
    • Pematang Siantar
    • Teb. Tinggi
    • Simalungun
    • Asahan
    • Batu Bara
    • Kepulauan Nias
    • Pakpak Bharat
    • Dairi
    • Samosir
    • Tanjung Balai
    • Dairi
    • Sergai
    • Tapanuli
    • Sumut Sekitarnya
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Politik
  • Internasional
  • Batam
  • Bisnis
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Budaya
    • Edukasi
    • Food & Drink
    • Resep Masakan
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Traveling
    • Wisata
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Gadget
    • Komputer
    • Software

© jenews.id|2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Artikel ini telah dilihat : 612 kali.