BATU BARA, Jenews.id — Keselamatan nelayan saat melaut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama Laskar Melayu Batu Bara. Ratusan nelayan menerima bantuan jaket pelampung sebagai upaya mengantisipasi risiko kecelakaan di laut, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Kegiatan tersebut digelar Kamis (24/9/2026) di Pelabuhan Bom, Kelurahan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara.
Pembina Laskar Melayu Batu Bara, Datok Ryan Tanjung, S.H., mengatakan penggunaan alat keselamatan seperti jaket pelampung sangat penting bagi nelayan ketika menjalankan aktivitas di laut.
Ryan mengingatkan para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada Oktober, November, dan Desember yang diperkirakan berpotensi menghadirkan kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Kalau melaut, jangan lupa membawa alat keselamatan seperti jaket pelampung. Ingat keluarga di rumah, anak, istri dan orang tua yang menunggu kepulangan. Mereka berdoa agar kita selamat kembali ke rumah membawa rezeki,” ujar Ryan di hadapan para nelayan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Batu Bara yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Laskar Melayu di tengah masyarakat tidak hanya dalam kegiatan sosial, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Selain membagikan jaket pelampung kepada nelayan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembagian bantuan sembako kepada warga lanjut usia (lansia).
Ryan berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus meningkatkan kesadaran nelayan mengenai pentingnya perlengkapan keselamatan selama berada di laut.
Kegiatan turut dihadiri Bupati Batu Bara H. Baharuddin, Kepala Dinas Perikanan Antoni, Kepala BPBD Ilyas, S.Pd., M.Si., Camat Tanjung Tiram Syafrizal, Lurah Tanjung Tiram, Kepala Desa Bandar Rahmad, Karang Taruna, Kapolsek Talawi AKP Arianto, serta perwakilan HNSI Batu Bara.
Pembagian jaket pelampung tersebut diharapkan menjadi bagian dari langkah bersama untuk memperkuat keselamatan nelayan Batu Bara, sehingga aktivitas mencari nafkah di laut dapat dilakukan dengan perlengkapan keselamatan yang lebih memadai.(Ros)













