Batu Bara | Jenews.id – INALUM mencatat tonggak penting setelah S&P Global Ratings memberikan peringkat kredit internasional BBB- dengan Outlook stabil atau level investment grade. Peringkat ini memperkuat posisi INALUM di pasar keuangan sekaligus menjadi pengakuan terhadap peran strategis perusahaan dalam hilirisasi bauksit dan pembangunan rantai nilai aluminium nasional.
Yang menarik, INALUM juga tengah menyiapkan ekspansi besar. SGAR 2 dirancang menambah sekitar 1 juta ton kapasitas alumina per tahun, sementara Smelter 2 diproyeksikan menghasilkan sekitar 600 ribu ton aluminium per tahun. Jika terealisasi, kapasitas produksi aluminium primer INALUM akan meningkat lebih dari tiga kali lipat.
Rating investment grade bukan sekadar angka. Di baliknya ada tantangan besar: menjaga disiplin keuangan, efisiensi produksi, tata kelola, sekaligus memastikan proyek hilirisasi benar-benar memberi nilai tambah bagi Indonesia. Akankah ekspansi besar INALUM menjadikan Indonesia semakin mandiri dalam rantai pasok aluminium?(Ros)













