BATU BARA, Jenews.id – Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Swasta Muhammadiyah 17 Tanjung Tiram menuai sorotan. Pasalnya, kondisi halaman sekolah hingga kini masih terlihat belum ditimbun, meski diduga anggaran kegiatan tersebut telah tercantum dalam Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Dana BOS periode Mei–Juni 2026.
Berdasarkan hasil investigasi awak media di lokasi pada Jumat (31/7/2026), halaman sekolah tampak masih rendah dan digenangi air sehingga menyerupai kolam ketika hujan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai realisasi penggunaan Dana BOS yang diduga dialokasikan untuk penimbunan halaman sekolah.
Saat dikonfirmasi, Kepala SMA Swasta Muhammadiyah 17 Tanjung Tiram, Saodah, S.Pd., yang didampingi Kepala Tata Usaha (KTU), tidak memberikan penjelasan secara rinci terkait penggunaan Dana BOS. Ia justru meminta awak media agar menghubungi humas atau pengurus yayasan.
«”Kalau soal Dana BOS, tanya saja ke humas atau pengurus yayasan. Dana BOS sudah selesai, tidak ada masalah. Untuk penimbunan, silakan tanyakan kepada pengurus yayasan atau humas,” ujar Saodah.»
Ketika kembali ditanya mengenai dugaan adanya anggaran penimbunan halaman sekolah yang telah dimasukkan dalam SPJ Dana BOS, Kepala Sekolah tidak memberikan jawaban lebih lanjut dengan alasan sedang memiliki urusan lain.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengurus yayasan maupun humas sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.
Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara segera melakukan audit terhadap pengelolaan Dana BOS di SMA Swasta Muhammadiyah 17 Tanjung Tiram. Audit dinilai penting untuk memastikan seluruh penggunaan anggaran negara telah dilaksanakan sesuai ketentuan, serta menjawab pertanyaan publik mengenai realisasi kegiatan penimbunan halaman sekolah.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Kepala Sekolah, pengurus yayasan, maupun pihak terkait lainnya sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Apabila terdapat penjelasan atau data pendukung, redaksi siap memuatnya secara proporsional sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang.(Ros)













